Band alternative/post-hardcore Tiresome kembali menyapa pendengar lewat video klip terbaru untuk lagu “Ursula”. Trio asal Sulawesi Utara-Gorontalo ini menghadirkan visual baru untuk salah satu lagu dari maxi-single Umbra//Ursula yang sebelumnya mereka lepas melalui Loverman Records.
Lewat video klip ini, Tiresome mencoba memberi ruang visual bagi lagu yang membawa nuansa lebih pop, sentimental, tetapi tetap punya karakter post-hardcore yang kuat. Hasilnya, “Ursula” tidak hanya hadir sebagai lagu, tetapi juga sebagai cerita yang bisa pendengar rasakan lewat gambar.
Untuk menggarap video klip “Ursula”, Tiresome menggandeng Rezka Aprianto dan Ebay Akbar Hasan sebagai sutradara dan editor. Keduanya membantu menerjemahkan ide lagu ke dalam bentuk visual yang lebih hidup.
Dalam proses produksinya, Tiresome juga mendapat dukungan dari Dustie, clothing brand asal Gorontalo. Ayi Kobie ikut terlibat sebagai produser dalam penggarapan video klip tersebut.
Kolaborasi ini memberi warna menarik bagi “Ursula”. Tiresome tidak hanya mengandalkan kekuatan musik, tetapi juga membangun suasana visual yang selaras dengan emosi lagu.
“Ursula” Bicara tentang Dinamika Hubungan
Secara tema, “Ursula” membahas dinamika hubungan dengan segala gejolaknya. Lagu ini tidak memberi satu tafsir yang kaku. Firli Yogiteten, vokalis sekaligus penulis lirik Tiresome, justru memberi kebebasan kepada pendengar untuk menafsirkan maknanya.
Firli menjelaskan bahwa proses penulisan “Ursula” terasa berbeda dari rilisan Tiresome sebelumnya. Kali ini, ia menyesuaikan lirik dengan aransemen, terutama riff yang membangun mood lagu secara utuh.
Dengan aransemen yang terdengar lebih pop dan sentimental, Firli memilih lirik yang mengikuti vibe lagu. Meski begitu, ia tetap membuka kemungkinan bahwa pendengar bisa menarik lagu ini ke konteks relasi dalam dunia kerja.
Tiresome menggarap video klip “Ursula” di tengah tur Circling the Umbra yang berlangsung pada Maret hingga April tahun ini. Tur tersebut membawa Tiresome ke kota domisili ketiga personelnya, yaitu Manado, Gorontalo, dan Kotamobagu.
Proses pengambilan gambar berlangsung selama tiga hari di Gorontalo. Menariknya, Tiresome menjalani proses itu di sela jadwal manggung dan latihan.
Aries Ishak, gitaris Tiresome, menyebut video klip ini sebagai bagian dari upaya merawat hubungan. Hal itu sejalan dengan semangat tur mereka yang ingin menjalin silaturahmi dengan kolektif dan kawan-kawan di tiap kota.
Sadam Mamonto, drummer Tiresome, melihat video klip “Ursula” sebagai langkah baru bagi band ini. Menurutnya, Tiresome mulai mencoba area baru dengan menerjemahkan lagu ke dalam bentuk visual.
Langkah tersebut membuka peluang bagi Tiresome untuk menggarap video klip lain di masa mendatang. Mereka tidak menutup kemungkinan untuk membawa lagu-lagu berikutnya ke medium serupa.
Rekomendasi artikel: Makna Lirik Lagu Kicau Mania – Ndarboy Genk
Pilihan ini terasa masuk akal. Sebagai band yang banyak bermain dengan mood, dinamika, dan eksplorasi suara, Tiresome punya ruang besar untuk memperluas pengalaman pendengar lewat visual.
Sekilas tentang Tiresome
Tiresome terbentuk pada 2024 melalui pertukaran ide jarak jauh dari tiga personelnya. Firli berasal dari Kotamobagu, Aries dari Gorontalo, dan Sadam dari Manado.
Ketiganya sepakat memainkan post-hardcore dengan sentuhan alternative. Namun, Tiresome tidak membatasi diri dalam satu formula. Mereka tetap membuka ruang eksplorasi di setiap karya.
Sejauh ini, Tiresome sudah memiliki tiga rilisan. Mereka merilis maxi-single Lethargica//Corkscrew melalui No Match Records pada 2024, mini album Bleeder melalui Loverman Records pada 2024, serta maxi-single Umbra//Ursula melalui Loverman Records pada 2025.












