SHAUN kembali mencuri perhatian lewat EP terbaru bertajuk LAST PAGE. Penyanyi, penulis lagu, sekaligus produser asal Korea Selatan itu meluncurkan proyek barunya pada 30 April dan membawa warna musik yang lebih kuat dari sebelumnya.
Lewat karya ini, SHAUN tidak sekadar menambah daftar lagu baru. Ia membuka babak musikal yang terasa lebih personal, matang, dan berani.
Jika sebelumnya banyak pendengar mengaitkan namanya dengan warna pop lewat hit global “Way Back Home”, kali ini SHAUN memilih jalur yang lebih eksploratif.
Ia membawa sentuhan rock, energi band, dan emosi yang lebih terbuka dalam LAST PAGE.
Perubahan ini membuat proyek tersebut terasa seperti perkenalan ulang dari seorang musisi yang ingin tumbuh tanpa kehilangan identitas.
SHAUN Tampilkan Sisi Baru yang Lebih Berani
Dalam LAST PAGE, SHAUN merangkai memori dan perjalanan musiknya ke dalam lima lagu.
Ia tidak hanya mengejar melodi yang mudah menempel di telinga, tetapi juga membangun suasana yang lebih dalam.
EP ini memperlihatkan cara SHAUN mengolah pengalaman personal menjadi karya yang tetap mudah dinikmati.
Aransemen band memberi napas baru pada musiknya. Nuansa rock juga membuat lagu-lagu di dalamnya terdengar lebih hidup.
Pilihan ini terasa wajar jika melihat latar belakang SHAUN sebagai musisi yang pernah bergerak dalam format band.
Kini, ia membawa kembali akar musik tersebut dengan pendekatan yang lebih modern.
Out of Control Jadi Lagu yang Paling Menonjol
Dari lima lagu dalam EP ini, “Out of Control” langsung mencuri perhatian.
SHAUN menjadikan lagu tersebut sebagai sorotan utama dengan aransemen yang eksplosif dan penuh energi.
Lagu ini menunjukkan sisi SHAUN yang lebih lepas. Ia tidak terdengar seperti musisi yang sedang bermain aman.
Sebaliknya, ia seperti ingin memperluas batas musiknya dan memberi pengalaman baru kepada pendengar.
Judul “Out of Control” juga memberi kesan kuat. SHAUN seolah ingin menunjukkan bahwa ia siap keluar dari zona nyaman dan mengejar arah musikal yang lebih bebas.
LAST PAGE Tutup Rangkaian Trilogi Pre-Release
Sebelum menghadirkan LAST PAGE, SHAUN lebih dulu membangun antisipasi lewat tiga lagu pre-release.
Ia memulai perjalanan itu dengan “Pixels”, yang membawa energi band lebih tegas.
Setelah itu, ia merilis “Night Walk” dengan nuansa dreamy dan emosional.
Lalu, SHAUN melanjutkannya lewat “Diary”, lagu yang terasa lebih reflektif dan personal.
Kini, ketiga lagu tersebut menyatu dalam LAST PAGE. Saat pendengar menikmati EP ini secara utuh, mereka bisa menangkap alur cerita yang lebih jelas, dari energi yang meledak hingga momen yang lebih intim.
SHAUN Pegang Kendali Penuh Atas Musiknya
Sebagai self-producing artist, SHAUN memegang kendali penuh atas proses kreatifnya.
Ia mengatur arah musik, cerita, dan karakter suara yang ingin ia tampilkan.
Kebebasan itu membuat LAST PAGE terdengar lebih jujur. SHAUN tidak hanya menyanyikan lagu, tetapi juga membangun dunia emosional yang dekat dengan pengalaman pribadinya.
Ia juga terus menjaga hubungan dengan penggemar melalui berbagai platform, termasuk Naver Chzzk dan konser online.
Cara ini membuat SHAUN tetap dekat dengan pendengar, meski kariernya telah menjangkau pasar global.
SHAUN Siapkan Konser Full Band di Sinchon
Untuk merayakan perilisan LAST PAGE, SHAUN akan menggelar konser solo pada 10 Mei di Sinchon Wonderloc Hall.
Ia menyiapkan format full band live untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan penggemar.
Rekomendasi artikel: Makna Lagu The Visitor – Sienna Spiro
Format tersebut cocok dengan arah musik barunya. Lagu-lagu dalam LAST PAGE memiliki energi band yang kuat, sehingga panggung live bisa memberi ruang lebih luas bagi SHAUN untuk menunjukkan warna musik terbarunya.
Konser ini juga menjadi momen penting bagi SHAUN. Ia bisa memperkenalkan lagu-lagu barunya secara langsung dan menunjukkan bagaimana LAST PAGE terdengar dalam format live.
Track List EP LAST PAGE
EP LAST PAGE berisi lima lagu, yaitu:
- LAST PAGE
- Out of Control
- Pixels
- Night Walk
- Diary












