KONSERHARIINI.COM, Jakarta – Prambors resmi membuka babak baru perjalanan mereka lewat acara Prambors “Mangkal Lagi” Launching Party. Setelah lebih dari lima dekade menemani generasi muda Indonesia, Prambors kini bertransformasi menjadi Youth Media and Entertainment Ecosystem yang menggabungkan musik, konten digital, komunitas, hingga berbagai pengalaman hiburan dalam satu ekosistem.
Transformasi ini hadir karena cara anak muda menikmati hiburan terus berubah. Kini, musik dan konten tidak hanya dikonsumsi lewat radio, tetapi juga melalui video, podcast, media sosial, hingga berbagai platform digital lainnya.
Lewat konsep baru tersebut, Prambors ingin tetap menjadi tempat berkumpulnya Kawula Muda, bukan hanya melalui siaran radio, tetapi juga lewat berbagai ruang kreatif yang dekat dengan keseharian generasi sekarang.
Acara peluncuran yang berlangsung di Midaz Senayan Golf ini mempertemukan media, partner, advertiser, komunitas, serta Kawula Muda untuk merayakan perjalanan baru Prambors. Momen tersebut menjadi tanda bahwa Prambors mulai bergerak lebih luas dari sekadar stasiun radio.
Dari Radio ke Ekosistem Digital, Prambors Perluas Cara Terhubung dengan Pendengar
Sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem, Prambors kini mengembangkan berbagai lini seperti radio, video, podcast, media sosial, festival, konser, aktivasi komunitas, hingga kolaborasi bersama brand.
Menurut Prambors, pendekatan baru ini bertujuan menciptakan pengalaman yang lebih dekat dengan audiens. Teknologi dan data menjadi bagian penting untuk memahami kebiasaan pendengar serta menghadirkan konten yang lebih relevan.
CEO Prambors, Bagus Utama, mengatakan perubahan tersebut menjadi langkah strategis agar Prambors tetap relevan mengikuti perkembangan industri media.
“Selama lebih dari lima dekade, Prambors telah menjadi tempat Kawula Muda untuk mangkal, terhubung, dan menemukan hal-hal yang relevan bagi mereka. Kini, kami membawa semangat tersebut ke ruang yang lebih luas,” ujar Bagus.
Menurutnya, transformasi ini bukan sekadar menambah platform, melainkan membangun ekosistem yang memungkinkan Prambors terus berkembang bersama audiens dan media partner.
Prambors.live Jadi Pintu Baru Pengalaman Digital Kawula Muda
Perubahan besar Prambors juga diperkuat melalui pengembangan teknologi digital. Salah satunya lewat kehadiran prambors.live, platform yang menjadi pintu bagi audiens untuk menikmati berbagai konten dan pengalaman Prambors secara lebih luas.
CTO Prambors, Bima Jenie, menjelaskan bahwa teknologi menjadi penghubung utama dalam ekosistem baru tersebut.
“Teknologi bukan hanya alat pendukung, tetapi penghubung seluruh ekosistem Prambors,” kata Bima.
Melalui pendekatan berbasis teknologi, Prambors ingin menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi sekaligus memahami perilaku audiens dengan lebih baik.
Sementara itu, dari sisi bisnis, General Manager Prambors Okki Girindra melihat transformasi ini sebagai cara baru dalam membangun hubungan dengan brand.
Menurut Okki, brand saat ini tidak hanya membutuhkan media placement, tetapi juga partner yang mampu menciptakan pengalaman dan koneksi yang berdampak bagi audiens.
The Dandees Kembali, Bawa Nostalgia dengan Energi Baru
Selain membawa konsep baru, Prambors juga menghadirkan kembali salah satu program ikoniknya, yaitu The Dandees.
Program yang mempertemukan Imam Darto, Dimas Danang, dan Kenny Djafar ini menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Prambors. Kembalinya The Dandees bukan hanya tentang nostalgia, tetapi juga membawa format baru yang menyesuaikan cara generasi sekarang menikmati konten.
Imam Darto yang kembali sebagai Creative Director sekaligus announcer The Dandees mengatakan bahwa comeback ini bukan sekadar mengulang masa lalu.
“The Dandees kembali bukan untuk mengulang masa lalu, tetapi untuk memulai cerita baru,” ujar Darto.
Ia berharap pendengar lama bisa kembali merasakan kedekatan yang pernah hadir, sementara pendengar baru dapat ikut menjadi bagian dari perjalanan baru Prambors.
Lineup Penyiar Baru Prambors Mulai Mengudara 3 Agustus 2026
Setelah acara peluncuran, Prambors akan melanjutkan chapter baru melalui rangkaian program dan lineup penyiar terbaru mulai 3 Agustus 2026.

Program dibuka dengan siaran perdana The Dandees bersama Kenny Djafar pada pukul 06.00–10.00 WIB. Setelah itu, pendengar dapat mengikuti program Day Time Show bersama Ralvi pada pukul 11.00–15.00 WIB.
Menjelang sore, Teng-Go! bersama Julio dan Genus hadir pada pukul 16.00–20.00 WIB. Kemudian malam hari dilanjutkan dengan Night Flight bersama Capt Eda mulai pukul 20.00–00.00 WIB.
Dengan langkah tersebut, Prambors ingin tetap membawa karakter yang sudah melekat selama puluhan tahun, sambil membuka ruang baru melalui teknologi, kreativitas, dan komunitas.
Prambors Masuk Era Baru: Dari Airwaves ke Algorithms
Transformasi Prambors menunjukkan bagaimana media musik terus bergerak mengikuti zaman. Radio yang selama ini menjadi tempat anak muda menemukan lagu dan cerita kini berkembang menjadi ruang yang lebih luas.
Dengan menggabungkan musik, teknologi, komunitas, dan pengalaman digital, Prambors mencoba menjaga hubungan dengan Kawula Muda di era baru.
Bagi generasi yang tumbuh bersama radio, Prambors tetap menjadi tempat untuk “mangkal”. Bedanya, kini tempat tersebut hadir dalam bentuk yang lebih luas mulai dari frekuensi radio hingga dunia digital.












