Yovie & Nuno kembali menyapa pendengar lewat karya terbaru bertajuk EP Kilometer.
Rilisan ini terasa spesial karena hadir bertepatan dengan perjalanan panjang band tersebut yang kini memasuki usia 25 tahun.
Lewat EP Kilometer, Yovie & Nuno tidak sekadar menawarkan lagu baru.
Mereka juga membawa kembali beberapa lagu lama dengan aransemen yang lebih segar, tanpa melepas karakter romantis yang selama ini melekat kuat pada musik mereka.
EP ini berisi enam lagu. Tiga lagu merupakan aransemen ulang dari hit Yovie & Nuno, sedangkan tiga lainnya hadir sebagai lagu baru. Salah satu lagu yang menjadi sorotan utama adalah “Kilometer”.
EP Kilometer Hadir dengan Enam Lagu
Dalam rilisan ini, Yovie & Nuno menghadirkan daftar lagu yang memadukan nostalgia dan energi baru.

Track list EP Kilometer terdiri dari “Misal,” “Yang Baru,” “Bunga Jiwaku,” “Indah Kuingat Dirimu,” “Sempat Memiliki,” dan “Kilometer.”
Pilihan lagu tersebut tidak muncul secara acak. Yovie Widianto menyebut bahwa seluruh materi dalam EP ini melewati pertimbangan khusus.
Ia ingin menghadirkan warna segar dari formasi terbaru, tetapi tetap menjaga esensi musikal Yovie & Nuno.
Pendekatan ini membuat EP Kilometer Yovie & Nuno terasa seperti jembatan antara masa lalu dan masa kini.
Pendengar lama bisa menemukan rasa nostalgia, sementara pendengar baru mendapat ruang untuk mengenal versi terbaru band tersebut.
Warna Baru dari Formasi Terbaru
Yovie & Nuno kini diperkuat oleh Adhyra Yudhi, Chico Andreas, Ady Julian, dan Muchamad Ahadiyat atau Diat.
Formasi ini membawa energi baru dalam perjalanan musik band yang telah melewati berbagai fase penting.
Yovie menjelaskan bahwa perpaduan karakter lama dan energi baru menjadi benang merah dalam EP ini.
Dengan begitu, Yovie & Nuno EP Kilometer tidak kehilangan identitas, meski hadir dengan sentuhan yang lebih segar.
Langkah ini cukup menarik karena Yovie & Nuno selama ini dikenal lewat lagu-lagu romantis yang mudah menempel di ingatan.
Beberapa karya seperti “Manusia Biasa,” “Menjaga Hati,” dan “Tanpa Cinta” sudah lebih dulu menjadi bagian dari perjalanan banyak pendengar.
Kilometer Jadi Salah Satu Sorotan
Lagu “Kilometer” menjadi salah satu highlight dalam EP terbaru ini. Yovie Widianto menulis lagu tersebut bersama Arsy Widianto, lalu menggarap produksinya bersama Ari Renaldi.
Menurut Yovie, lirik yang digambarkan Arsy membuat lagu ini terasa dekat dengan gaya generasi sekarang.
Meski begitu, improvisasi aksen musiknya tetap membawa ciri khas Yovie & Nuno, termasuk sentuhan nuansa musik era 80-an.
Perpaduan ini membuat lagu Kilometer Yovie & Nuno berpotensi menarik dua kelompok pendengar sekaligus.
Lagu ini bisa menyapa penggemar lama yang menyukai karakter klasik Yovie & Nuno, sekaligus menjangkau pendengar muda yang mencari warna pop romantis yang lebih segar.
Selama 25 tahun perjalanan, Yovie & Nuno telah mengalami perubahan formasi.
Namun, band ini tetap menjaga identitas musikal yang kuat. EP Kilometer menunjukkan bahwa evolusi tidak harus menghapus karakter lama.
Alih-alih mengejar perubahan yang terlalu drastis, Yovie & Nuno memilih bergerak secara natural.
Mereka memperbarui aransemen, memperkenalkan energi vokal baru, dan tetap mempertahankan kekuatan utama mereka: lagu romantis yang mudah dinyanyikan bersama.
Strategi ini terasa tepat. Di tengah cepatnya perubahan tren musik, Yovie & Nuno masih punya modal penting berupa katalog lagu kuat dan basis pendengar yang loyal.
Menuju Konser 25 Tahun di Istora
Rilisan EP Kilometer juga menjadi pemanasan menuju Konser 25 Tahun Janji Suci Yovie & Nuno.
Rekomendasi artikel: Makna Lagu Senandung Harapan dari Feby Putri & Noh Salleh
Konser tersebut dijadwalkan berlangsung di Istora Senayan pada 13 Juni 2026.
Melalui EP ini, Yovie & Nuno berharap para Teman Yovie & Nuno dapat menikmati lagu-lagu baru dan mulai menghafalkannya sebelum konser.
Momen ini tentu menjadi kesempatan besar bagi penggemar untuk merayakan perjalanan panjang band tersebut secara langsung.












